BERITA: Lucu, Gara-gara Singa Palsu Polisi pun Panik 09.42 Santy 0 Polisi di wilayah Norfolk, Virginia, Amerika Serikat sedang kebingungan. Kantor mereka diserbu laporan ketakutan warga via telepon. Masalahnya, ada 'anak singa' yang berkeliaran di jalanan dekat pemukiman warga. Bahkan ada yang melaporkan, 'anak singa' tersebut tampak seperti sedang mencari mangsa.Semakin banyaknya laporan warga membuat polisi akhirnya menerjunkan personelnya untuk melakukan pemeriksaan. Terlebih, setelah mengetahui terdapat kebun binatang di wilayah tersebut yang memiliki dua ekor singa.Polisi bersenjata pun lengkap turun ke lapangan. Mereka siap menghadapi segala kemungkinan terburuk. Ternyata, setelah menemukan keberadaan anak singa tersebut, hanyalah seekor anjing yang penampilannya memang mirip dengan singa.Anjing bernama Charles the Monarch ini merupakan jenis anjing yang cukup unik, yakni labradoodle. Anjing labradoodle merupakan hasil perkawinan silang antara jenis Labrador Retriever dan poodle mini atau standar.Charles memang sengaja didandani oleh pemiliknya agar mirip singa. Bulu di bagian tubuhnya dicukur hingga sangat pendek, sedangkan bulu di kepalanya dibiarkan panjang agar mirip surai yang ada di kepala singa pada umumnya.Pemilik Charles, Natalie Painter, sengaja mendandani anjing seperti itu agar mirip dengan maskot tim universitasnya. Natalie kuliah di Old Dominion University di Norfolk. Maskot utama kampus tersebut adalah singa mengenakan mahkota."Saya kuliah di Old Dominion University dan maskot kami adalah singa. Kami juga memiliki kebun binatang di sini, jadi bisa dipahami jika warga sedikit ketakutan," ucap Natalie Painter.Menurutnya, Charles banyak melakukan kegiatannya sendiri sepanjang waktu. "Dia memang kadang menyapa warga di jalanan dan berjalan di pinggir jalan dari toko ke toko. Dia tidak tampak seperti seekor singa, kok," ujarnya.Aduh mbak Natalie, tidak mirip kok bikin polisi panik, sih... Garagara Palsu Panik Polisi Singa BERITA: Lucu, Gara-gara Singa Palsu Polisi pun Panik Polisi di wilayah Norfolk, Virginia, Amerika Serikat sedang kebingungan. Kantor mereka diserbu laporan ketakutan warga via telepon. Masalahn... Baca selengkapnya »
Mengapa Auman Singa Sangat Keras? 08.28 Santy 0 Pernahkan Anda mendengar seekor singa mengaum? Di alam liar, auman singa begitu keras dan mampu terdengar hingga lebih dari 5 kilometer! Makhluk apapun yang mendengarnya seolah diberi peringatan, "jika kau dengan suaraku, maka pergilah segera".Penelitian yang dilakukan baru-baru ini mengungkap bahwa auman singa yang begitu keras tidak berkaitan dengan kapasitas paru-paru. Singa, dan juga harimau, memiliki pita suara tak biasa sehingga memungkinkan keduanya memproduksi suara keras dan berat tanpa kerja keras sistem respirasi.Diketahui, pita suara memiliki 2 membran yang bisa memproduksi suara saat otot pada kotak suara mendekatkannya. Pada banyak spesies, kecuali burung yang tak punya pita suara, dua membaran tersebut melengkung. Tetapi pada singa dan harimau, lapisan lemak membuat pita suara mendatar dan bergetar lebih mudah."Ini adalah instrumen yang sangat efisien. Anda tak harus membunuh diri anda sendiri untuk membuat suara itu," kata Ingo R Titze, pakar biofisika dan kepala National Center for Voice and Speech di University of Iowa.Untuk menguraikan fisika auman, Titze membuat model komputer pita suara berdasarkan jaringan yang diambil dari singa dan harimau di kebun binatang yang telah di-euthanasia karena berusia tua. Model memungkinkan ilmuwan melihat pengaruh hembusan nafas keluar dengan getaran pita suara. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLoS ONE bulan ini.Titze menemukan bahwa lapisan lemak sangat membantu singa dan harimau memproduksi suara berat dan menggetarkan. Menurut Titze, bayi juga memiliki pita suara dengan lapisan lemak lebih tebal sehingga berusara sangat keras ketika menangis.Sumber : sains.kompas.com Auman Keras Mengapa Sangat Singa Mengapa Auman Singa Sangat Keras? Pernahkan Anda mendengar seekor singa mengaum? Di alam liar, auman singa begitu keras dan mampu terdengar hingga lebih dari 5 kilometer! Mak... Baca selengkapnya »